Ciri-ciri tumbuhan lamun


Tugas : Tumbuhan Air

GAMBAR, JENIS, SERTA CIRI-CIRI TUMBUHAN LAMUN

DI INDONESIA


OLEH :

NAMA     : M. ARMAN AHMAD

NPM         : 051609013

PRODY     : MSP (Manajemen Sumber Daya Perairairan)

SEMESTER     : V (Lima)

 

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN

UNIVERSITAS KHAIRUN

TERNATE

2011

 

  1. Cymodocea rotundata


Local: Settu/gusungi
English: Round tippes seagrass

  • Klasifikasi:
    Kingdom: Plantae
    Divisi : Antophyta
    Kelas : Angiospermae
    Ordo : Helobiae
    Famili : Potamogetonaceae
    Genus : Cymodocea
    Spesies: Cymodocea rotundata
  • Cymodocea rotundata Terdapat di daerah intertidal, umumnya dijumpai di daerah intertidal didekat hutan mangrove.
  • Ciri – ciri morfologi dari Cymodocea rotundata adalah :
  1. Tepi daun halus atau licin, tidak bergerigi.

  2. Akar pada tiap nodus terdiri dari 2 – 3 helai.

  3. Akar tidak bercabang tidak punya rambut akar.
  4. Tulang daun sejajar.
  5. Jumlah tulang daun pada selembar daun adalah + 9 – 15 buah.

  6. Lebar daun dari samping ke samping + 4 mm.
  7. Jarak antar nodus + 1 cm.
  8. Tiap nodus hanya ada satu tegakan.
  9. Tiap tegakan terdiri dari 3 – 4 helai daun (Nybakken, 1992).

 

 

 

  1. Cymodocea serrulata


Local: Settu/gusungi
English: Toothed seagrass

 

  • Cymodocea serrulata ; Terdapat di daerah intertidal, umumnya dijumpai di daerah intertidal didekat hutan mangrove.
  • Ciri – ciri morfologi dari Cymodocea serrulata adalah :
  1. Tepi daun bergerigi / seperti gergaji.
  2. Akar tiap nodus banyak dan bercabang.

  3. Tulang daun sejajar.
  4. Lebar daun dari samping ke samping + 1 cm.
  5. Jarak antar nodus + 2 cm.
  6. Jumlah tulang daun pada sehelai daun antara 13 – 17 buah.

  7. Tiap nodus hanya ada satu tegakan.

  8. Satu tegakan terdiri dari 2 – 3 helai daun (Moriaty, 1989).

 

 

  1. Enhalus acoroides

    

Local: Settu pita/gusungi

English: Tropical eelgrass

 

  • Klasifikasi

    Divisi:Magnoliophyta

    Kelas:Liliopsida

    Bangsa:Hydrocharitales

    Suku:Hydrocharitaceae

    Marga:Enhalus

    Jenis:Enhalus acoroides Steud

  • Enhalus acoroides ; Tumbuh pada substrat berlumpur dan perairan keruh, dapat membentuk jenis tunggal atau bahkan mendominasi komunitas padang lamun.
  • Ciri – ciri morfologi dari Enhalus acoroides adalah :
  1. Bentuk fisiknya paling besar dibanding spesies lamun yang lain.
  2. Daun berwarna hijau pekat.
  3. Daunnya panjang dan kebar seperti sabuk.
  4. Lebar daun + 3 cm.
  5. Panjang daun berkisar antara + 30 – 150 cm.
  6. Rimpangnya berdiameter lebih dari 1 cm (Moriaty, 1989)

 

 

  1. Halophila decipiens

        

Local: Settu kelor

English: Veinless spoon-grass

  • Klasifikasi:
    Kingdom: Plantae
    Divisi : Antophyta
    Kelas : Angiospermae
    Ordo : Helobiae
    Famili : Potamogetonaceae
    Genus : Halophila
    Spesies : Halophila decipiens
  • Halodule pinifolia, H. decipiens, H. minor, H. Ovalis ; Pertumbuhannya cepat, dan merupakan jenis pionir. Umum dijumpai pada substrat berlumpur, dapat merupakan jenis yang dominan di daerah intertidal dan mampu tumbuh sampai kedalaman 25 meter.
  • Tulang daun tidak lebih dari 3-Ujung daun membulat, ujung sepertigergaji

     

  1. Halophila minor

        

Local: Settu

English: Small spoon-grass

  • Halophila Minor ; Pertumbuhannya cepat, dan merupakan jenis pionir. Umum dijumpai pada substrat berlumpur, dapat merupakan jenis yang dominan di daerah intertidal dan mampu tumbuh sampai kedalaman 25 meter.

     

  1. Halophila ovalis

        

Local: Settu kelor

English: Spoon-grass

  • Klasifikasi:
    Kingdom : Plantae
    Divisi : Angiospermae
    Kelas : Liliopsida
    Ordo : Alismatales
    Famili : Hydrocharitaceae
    Genus : Halophila
    Spesies : Halophila ovalis
  • Pertumbuhannya cepat, dan merupakan jenis pionir. Umum dijumpai pada substrat berlumpur, dapat merupakan jenis yang dominan di daerah intertidal dan mampu tumbuh sampai kedalaman 25 meter.
  • Ciri – ciri morfologi dari Halophila ovalis adalah :
  1. Tiap nodus terdiri dari 2 tegakan.
  2. Mempunyai akar tunggal di tiap nodus.
  3. Tulang daun menyirip dan berjumlah + 10 – 25 pasang.
  4. Jarak antar nodus + 1,5 cm.
  5. Panjang helai daun + 10 – 40 mm.
  6. Panjang tangkai daun yaitu + 3 cm (Romimohtarto, 2001).

 

  1. Halodule pinifolia

        

Local: Settu kawat/gusungi

English: Fiber-strand seagrass

  • Klasifikasi:
    Kingdom : Plantae
    Divisi : Antophyta
    Kelas : Angiospermae
    Ordo : Helobiae
    Famili : Potamogetonaceae
    Genus : Halodule
    Spesies : Halodule pinifolia
  • Halodule pinifolia ; Pertumbuhannya cepat, dan merupakan jenis pionir. Umum dijumpai pada substrat berlumpur, dapat merupakan jenis yang dominan di daerah intertidal dan mampu tumbuh sampai kedalaman 25 meter.
  • Ciri-ciri :
    Tulang daun tidak lebih dari 3-Ujung daun membulat, ujung sepertigergaji

     

     

  1. Halophila spinulosa

        

Local: Settu pakis

English: Curled-base spoon-grass

  • Klasifikasi:
    Kingdom: Plantae
    Divisi : Magnoliophyta
    Kelas : Liliopsida
    Ordo : Hydrocharitales
    Famili : Hydrocharitaceae
    Genus : Halophila
    Spesies : Halophila spinulosa
  • Halodule spinulosa ; Membentuk padang lamun jenis tunggal pada rataan terumbu karang yang sudah rusak.

 

  1. Halodule uninervis

        

Local: Settu kawat/gusungi

English: Fiber-strand seagrass

  • Klasifikasi:
    Kingdom : Plantae
    Divisi : Antophyta
    Kelas : Angiospermae
    Ordo : Helobiae
    Famili : Potamogetonaceae
    Genus : Halodule
    Spesies : Halodule pinifolia
  • Halodule univervis Membentuk padang lamun jenis tunggal pada rataan terumbu karang yang sudah rusak.
  • Ciri – ciri morfologi dari Halodule uninervis adalah :
  1. Tiap nodus hanya terdiri dari satu tegakan.
  2. Tiap tangkai daun terdiri dari 1 sampai 2 helai daun.
  3. Tiap nodus berakar tunggal dan banyak. Tidak bercabang.
  4. Rimpangnya berbuku – buku.
  5. Jarak antar nodus + 2 cm.
  6. Ujung daun merbentuk gelombang menyerupai huruf W (Nontji, 1993).

 

  1. Syringodium isoetifolium

        

Local: Settu/gusungi

English: Syringe grass

  • Klasifikasi:
    Kingdom : Plantae
    Divisi : Antophyta
    Kelas : Angiospermae
    Ordo : Helobiae
    Famili : Potamogetonaceae
    Genus : Syringodium
    Spesies: Syringodium isoetifolium
  • Syringodinium isoetifolium ; Umum di jumpai didaaerah subtidal dangkal dan berlumpur.

 

  1. Thalassodendron ciliatum

        

Local: Settu kipas

English: Woody seagrass

  • Klasifikasi:
    Regnum : Plantae
    Divisi : Magnolyophyta
    Kelas : Liliopsida
    Ordo : Helobiae
    Famili : Potamogetonaceae
    Genus : Thalassodendron
    Spesies : Thalassodendron ciliatum
  • Thalassodendron ciliatum ; Sering mendominasi daerah subtidal dan berasosiasi dengan terumbu karang.
  • Ciri-ciri :
    Jumlah akar 1-5 dengan tebal 0,5-2

         
 

  1. Thalassia hemprichii

        

Local: Settu/gusungi

English: Dugong grass

  • Klasifikasi:
    Kingdom : Plantae
    Divisi : Angiospermae
    Kelas : Liliopsida
    Ordo : Hydrocharitales
    Famili : Hydrocharitaceae
    Genus : Thalassia
    Spesies : Thalassia hemprichii
  • Thalassia hemprichii ; Paling banyak di jumpai, biasa tumbuh dengan jenis lain dan dapat tumbuh hingga kedalaman 25 meter, sering di jumpai pada substrat berpasir.
  • Ciri-ciri morfologi dari Thalassia hemprichii adalah:
  1. Daun bercabang dua ( distichous ),
  2. Tidak terpisah,
  3. Akar tidak tertutupi dengan jaringan hitam, dengan serat – serat kasar.
  4. Rimpangnya berbuku – buku,

Panjang daun maksimal 8,5 cm, serta ujung daun membukit dan kasar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s